kita bakal nanya, sebenarnya untuk apa aku lewatin hari ini?
apa aja yang telah atau bakal aku lakuin?
siapa yang benar - benar sedang hadir di kehidupanku hari ini?
kapan aku akan berhenti? kapan harus memulai?
bagaimana caranya? kenapa harus melakukan sesuatu?
berapa lama sampai ke waktu itu? lalu harus bagaimana?
dan jutaan pertanyaan lain yang lari - lari di benak kecil kita
kelelahan.
itu pasti.
di titik jenuh, secara teoritis kedua zat sudah hampir tidak dapat bereaksi. konstan.
hidup di dunia,
atau menghidupi dunia.
teoritis. titik jenuh hanya bisa dijauhi dengan penambahan hal lain.
panas, air, zat.
tapi di sini, nggak semua titik jenuh bisa dijauhin. nggak semuanya bisa mundur. justru di sini, titik jenuh bisa ditembus.
dengan zat awal, ditambah dengan hal - hal yang tidak kasat mata.
niat, harapan, doa, dan pemberian khusus dari Pencipta semua keadaan ini.
karena kehidupan bukan kimia.

kehidupan bukan eksakta.

0 comments:
Post a Comment